KAMPOENG ILMU “MENCERDASKAN DESA”

Formulir Pendaftaran Volunteer Komunitas Kampoeng Ilmu bisa diunduh disini ya Formulir bisa dikirim ke email : kampoeng.ilmu@gmail.com cc : hery.indrawan@gmail.com

SATU GERAKAN MENGAJAR “1000″ BUKU UNTUK PERPUSTAKAAN DESA

Merdesa!!!

Opent Reckruitmen

Mari Mengajar sambil liburan. Kampoeng Ilmu, merupakan sebuah komunitasyang terkonsentrasi dalam satu gerakan dan satu itikad untuk memajukan desa dibidang pendidikan. Di bulan Maret ini Kampoeng Ilmu akan mulai mempersiapkan pendirian Perpustakaan Desa di Tambakan,Kubutambahan, Buleleng serta mulai mengajar anak-anak SD yang jumlahnya kurang lebih 54 orang. Maka dari itu kami mengajak kawan-kawan untuk bergabung baik untuk donasi buku maupun volunteer tenaga pengajar. Desa dengan keeksotisannya, membuat pengabdian tidak hanya sebuah pengorbanan namun kesempatan untuk berlibur di desa dan menikmati keindahan alamnya.
Kami sangat berharap partisipasi kawan-kawan. Posko bantuan penggalangan buku dan volunteer di jalan Waturenggong gg IV no 14, Panjer, Denpasar.
untuk pendaftaran silahkan hubungi: Dias(083119766438) dan Maya(081805651802)

Categories: Kampoeng Ilmu

PEMBUKAAN PROGRAM MENGAJAR DI DESA TAMBAKAN

“Dengan ini, saya nyatakan Program Kampoeng Ilmu di Desa Tambakan dengan resmi di buka” sepenggal kata sambutan dari kepala Dusun Tambakan dalam acara pembukaan Program Kampoeng Ilmu, Minggu 4 Maret 2012 lalu..

Acara yang ditemani rintik hujan di Balai Suka Duka Tambakan itu dihadiri oleh peserta Kampoeng Ilmu yg berjumlah 43 orang, Kelian Kelompok Duse, Kepala Dusun Tambakan, PD PA GmnI Bali,  DPC GmnI Denpasar, volunteer Kampoeng Ilmu, serta beberapa warga banjar Duse..

Sambil menunggu para undangan, kawan-kawan dari Komunitas Kampoeng Ilmu menyempatkan diri untuk saling berkenalan dengan para peserta. Beberapa undangan yang telah hadirpun tidak ketinggalan memperkenalkan diri serta memberi motivasi kepada peserta untuk terus semangat dalam mencapai cita-citanya..

Tepat pukul 11.30 acara pembukaan yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya itu dimulai. Kurang lebih 30 menit pertama dilalui dengan sambutan dari Ketua Komunitas Kampoeng Ilmu, Ketua Program Kampoeng Ilmu di Desa Tambakan, serta beberapa undangan sekaligus pembukaan dari Kepala Dusun yang dilanjutkan dengan perkenalan mengenai Program Komunitas Kampoeng Ilmu..

Setelah melakukan perbincangan mengenai Program dan acara-acara yang akan diadakan oleh Kampoeng Ilmu serta menyinggung sedikit Potensi dan Permasalahan Desa Tambakan, acara yang berlangsung sangat sederhana itu akhirnya ditutup dengan harapan untuk kedepannya Program dan segala kegiatan Kampoeng Ilmu dapat berjalan dengan baik.

Komunitas Kampoeng Ilmu

LOMBA ARTIKEL & LOMBA PIDATO BUNG KARNO SMA/SMK se-Bali

Lomba Artikel dan Lomba Pidato Bung Karno SMA/SMK se-Bali dalam Rangka Dies Natalis LVIII Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI)

L O M B A A R T I K E L
P e r s y a r a t a n P e s e r t a :
- Pelajar SMA/SMK se-Bali
- Melampirkan Identitas (Kopi Kartu Pelajar/Surat Keterangan dari Sekolah)
- Melampirkan biodata (asal sekolah, alamat rumah, telepon, dan email)
K e t e n t u a n L o m b a :
- Tulisan sesuai dengan tema Dies Natalis LVIII GMNI : “Pemuda Indonesia : Berkepribadian dalam Budaya!”.
- Tidak mengandung SARA.
- Penilaian meliputi : kejelian desktipsi, kesesuaian isi dengan tema.
- Panjang tulisan 3500 karakter, Times New Roman 12, spasi 1,5 dan ukuran kertas A4.
- Tulisan asli bukan dari saduran atau terjemahan.
- Tulisan belum pernah dipublikasikan atau diperlombakan di media apapun
- Lima (5) Artikel terbaik akan dihubungi untuk mempresentasikan artikelnya dihadapan Dewan Juri
- Pengumpulan paling lambat 26 Maret 2012
- Pengumpulan dapat dikirim langsung/via pos (Jalan Waturenggong Gang IV No. 14 Denpasar) atau email (gmni_denpasar@yahoo.co.id)

L O M B A P I D A T O B U N G K A R N O
P e r s y a r a t a n P e s e r t a :
- Pelajar SMA/SMK se-Bali
- Melampirkan Identitas (Kopi Kartu Pelajar/Surat Keterangan dari Sekolah)
- Melampirkan biodata (asal sekolah, alamat rumah, telepon, dan email)
K e t e n t u a n L o m b a :
- Naskah pidato sesuai dengan tema Dies Natalis LVIII GMNI : “Pemuda Indonesia : Berkepribadian dalam Budaya!”.
- Naskah diketik pada kertas A4, Times New Roman ukuran font 12, spasi 1,5.
- Isi naskah harus berisikan ide dan pemikiran Bung Karno.
- Penilaian meliputi : isi atau bobot naskah, intonasi suara dan penampilan.
- Naskah pidato harus orginal
- Sepuluh (10) Naskah pidato terbaik akan dihubungi untuk membawakan naskah pidati masing – masing dihadapan dewan juri
- Materi referensi pidato (Rekaman suara, teks dan video) Bung Karno dapat diminta di Panitia
- Pengumpulan paling lambat 20 Maret 2012
- Pengumpulan dapat dikirim langsung/via pos (Jalan Waturenggong Gang IV No. 14 Denpasar) atau email (gmni_denpasar@yahoo.co.id)

I N F O
Ika : 08311926740
Wira : 081999226757

SD 4 BELOK, SEKOLAH DASAR TERDEKAT DARI WILAYAH DUSE

Anak-anak desa Tambakan

Asing, sambutan itulah yang tertangkap pertamakali ketika adik-adik dari SD 4 belok menatap kami saat memasuki gerbang sekolah mereka. Bahagia rasanya dapat melihat adik-adik itu dengan tanpa beban bermain dan berlarian mengejar temannya. Tampaknya kami telah mengusik keasyikan mereka, terlihat ketika kami datang sontak mereka berhenti berlarian dan dengan penasaran melihat kami berkunjung. Tak heran, salah satu sekolah SD yang terpencil itu tentu jarang dikunjungi oleh orang-orang dari jauh.

Kami disambut dengan hangat oleh beberapa orang guru dan kepala sekolah SDN 4 Belok, Bapak Bapak Yudita. Selain memperkenalkan diri, kami juga memperkenalkan komunitas kampoeng ilmu pada pihak sekolah. Kemudian menceritakan maksud dan tujuan kami berkunjung ke sekolah tersebut. Cerita dimulai mengenai anak-anak dari Duse, yang untuk ke sekolah harus menempuh jarak 3 Km ke Desa Belok yang termasuk dalam wilayah kabupaten Badung. Wajar karena SD 4 Belok adalah sekolah dasar terdekat dari Duse.
Read more…

SURGA TERSEMBUNYI DIBALIK PUNCAK DESA TAMBAKAN

Februari 25, 2012 6 komentar

matahari terbit

Indah, harapan kami malam itu, akan indahnya pagi. Udara malam kian menusuk tulang, dan kami memilih untuk segera berlabuh di pulau kapuk. Bung, besok kita liat sunrise ya, itu pesan terakhir sebelum terlelap. Dalam gelapnya malam harapan akan keindahan pagipun menyelinap kedalam mimpi.

Ayampun berkokok, mencoba mengingatkan jika pagi sudah tiba. Satu persatu dari kami terbangun dari lelapnya mimpi. Hei, kita dengerin “pagi” yuk! Bisik seorang kawan sambil memutar “pagi” salah satu lagu dari Dialog Dini Hari, band indi yang lagi naek pohon tua di Bali. “Pagi jangan pergi” itu salah liriknya. Sambil ikut menyanyikan lagu ini (lebih tepatnya sih berteriak dengan kefalesan suara kami) kami bergegas menuju puncak, dibelakang perkampungan tempekan Duse, desa Tambakan.
Read more…

TAMBAKAN DESA EKSOTIS YANG TERABAIKAN

Wira Sudewa

Desa Tambakan adalah sebuah desa yang berlokasi di kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Desa yang terletak di areal pegunungan dan berhawa sejuk ini dihuni oleh sekitar 819 KK dengan total jumlah penduduk mencapai 2.878 jiwa. Daerahnya yang jauh dari pusat kota Singaraja dengan jarak mencapai 56 km. Terletak didaerah perbatasan antara Kabupaten Badung dan Kabupaten Bangli menjadikan Desa Tambakan jarang mendapat perhatian oleh pemerintah. Salah satu daerah di Desa Tambakan yang kurang mendapat perhatian pemerintah adalah Dusun Slangki.
Walaupun Indonesia sudah merdeka 67 tahun dan provinsi Bali sebagai provinsi yang dikatakan memiliki rata-rata pertumbuhan ekonomi diatas nasional. Berdasarkan data BPS porvinsi Bali hingga triwulan III tahun 2011, ekonomi Bali sudah bergerak tumbuh di kisaran 6,54 persen. Angka ini tentu diatas pertumbuhan ekonomi rata-rata nasional sebesar 6,5 persen. namun kondisi memprihatinkan yang terjadi di dusun ini seolah-olah ditutupi dan dibiarkan oleh pemerintah. Terdapat beberapa permasalahan pokok di Dusun Slangki ini yaitu antara lain permasalahan dibidang infrastruktur jalan, permasalahan listrik, dan air bersih yang berimplikasi pada permasalahan pendidikan.
Read more…

“IRONIS” DESA YANG BERJUANG DALAM KETERBASAN

Maya Agrevina

Sedikit cerita saat berkunjung bersama Komunitas Kampoeng Ilmu ke Desa Tambakan, Kabupaten Buleleng. Hal pertama yang terbesit mengenai Desa di Pegunungan itu adalah pemandangan yang Indah dengan udara yang sejuk. Eh ternyata, dingin juga termasuk didalamnya.

Dengan 4 sahabat yang lainnya pada tanggal 8 februari 2012 saya tiba di Desa Pelaga pukul 5 sore. Ya pukul 5 sore, udara yang sejuk sudah mulai menyelisik ke tubuh kami. Kunjungan pertama kami, melihat bangunan yang rencananya kami jadikan perpustakaan di Desa Pelaga. Sambil menyiapkan bekal makanan, beristirahatpun menjadi pilihan setelah menempuh perjalanan lebih dari 60 km dari Denpasar. Kami beranjak dari Desa Pelaga pukul 6 sore, kami di suguhkan pemandangan lembah yang indah saat melewati Bagus Agro Pelaga.
Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.